Kelenteng Hok Tek Bio Juga Gemakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kelenteng Ho Tek Bio Juga Gemakan Maulid Nabi Muhammad SAW

http://www.kupasmerdeka.com/…/kelenteng-ho-tek-bio-juga-ge…/

BOGOR (KM) – Ternyata, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya digaungkan di masjid-masjid dan majlis taklim atau acara dan tempat yang notabene “milik” Umat Islam. Di Bogor, tepatnya di Kelenteng Ho Tek Ceng Sin Bio, Ciampea, komunitas Tionghoa, khususnya yang beragama Islam, juga menggemakan sholawat dan silaturahmi bersama warga dalam menyambut Maulid Nabi.

Merekalah para Melayu Tionghoa atau disebut juga dengan istilah “Tionghoa Babah” atau “Cina Benteng”, yang sudah berada di Indonesia sejak zaman kerajaan Pajajaran.

“Kami Tionghoa dari kakek buyut, namun Muslim dari nenek buyut kami.

Kamilah Melayu Tionghoa. Sebagian dari kami Muslim Tionghoa, sebagian lagi Khonghucu. Itulah kami, karena kami Indonesia,” terang pengurus Kelenteng Ho Tek Bio, Kristan, kepada KM, Senin 12/12.

Menurut Kris, Tionghoa Babah memiliki garis keturunan yang bersambung ke tokoh kerajaan Pajajaran, Raden Surya Kencana, melalui nenek buyutnya.

“Eyang Raden Surya Kencana, seorang Muslim, leluhur Tionghoa Babah dari kerajaan Padjajaran, dari garis nenek buyut,” jelas cendekiawan Khonghucu itu.

Memang, tampak di salah satu sisi di kelenteng itu, sebuah sesajen yang didedikasikan kepada Raden Surya Kencana, lengkap dengan sebuah patung harimau dan replika keris dan makanan-makanan sesajen yang melengkapi aura mistis di kelenteng tersebut.

Adapun dalam rangka menyambut Maulid Nabi, para Tionghoa Babah dan warga setempat melantunkan sholawat di kelenteng, dipimpin oleh Ustadz Warib, salah seorang tokoh setempat, hingga menjelang waktu Maghrib.

Usai bersholawat, para hadirin pun memotong tumpeng dan bersilaturahmi dengan warga sekitar. (HJA)

http://www.kupasmerdeka.com/2016/12/kelenteng-ho-tek-bio-juga-gemakan-maulid-nabi-muhammad-saw/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *