Kami mulai menyalurkan donasi dari para orang baik yang sudah mendukung dan membantu para Biokong Kelenteng, untuk yang pertama kami mulai membagikan sembako dan angpao kepada para Biokong di Kelenteng Hok Tek Bio Ciampea dan Kelenteng Han Tan Kong (Dewa Rejeki) Babakan Madang. Terima kasih kepada para donatur yang sudah selalu peduli kepada mereka. Semoga Tian Ti Kong, Para Sin Beng dan Para Leluhur memberkahi kita semua. Amitofo, ShanzaiBaca Selengkapnya –>

Patungan Untuk Para “Biokong” Penjaga Kelenteng Klik disini https://kitabisa.com/campaign/bantubiokongkelenteng Oey Unkih adalah Biokong Kelenteng Hok Tek Bio Ciampea Bogor, ia adalah salah satu contoh orang yang berprofesi sebagai Biokong (Penjaga Kelenteng) tugas utamanya ialah memastikan kelenteng dalam keadaan bersih dan seluruh persiapan umat yang akan bersembahyang di kelenteng tersedia dengan baik, ketika Ce It dan Cap Gouw, Unkih yang mematikan segala persiapan upacara berjalan dengan baik sehingga umat yang akan bersembahyang akan sangat terbantu sekali. Para Biokong (Penjaga Kelenteng) biasanya orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi namun mereka manusia-manusia yang bertekad kuat untuk mengabdikan dirinya kepada para Sinbeng (Shenming), para Buddha dan Para Orang Suci. Mereka umumnya bergajiBaca Selengkapnya –>

Klik disini https://kitabisa.com/campaign/kuburantionghoa Keberadaan Bong/Sentiong/Kuburuan Tionghoa di Ciampea, Bogor tidak asing lagi bagi para peziarah. Setiap hari raya Cheng Beng dan upacara persembahyangan Tionghoa lainnya para peziarah baik dari dalam maupun luar kota banyak berkunjung ke tempat ini. Namun dengan adanya wabah virus corona tempat ini pun sepi pengunjung termasuk peziarah lokal. Adalah Kong Bule (Suhanda), salah satu pembersih kuburan yang merasakan dampak nyata dari sepinya pengunjung kuburan Tionghoa. Langkahnya begitu perlahan ketika mulai memasuki area sentiong/kuburan Tionghoa yang berlokasi dekat dengan rumahnya. Setiap harinya Kong Bule selalu memastikan area pemakaman bersih. Sudah bertahun-tahun Kong Bule bekerja sebagai pembersih kuburan, meski kini hatinya ikut sedih melihat banyak makam yang tak lagiBaca Selengkapnya –>

Donasi dapat Klik disini https://kitabisa.com/campaign/encekkohjonmedan Kami Gemaku Foundation, kami Yayasan yang berfokus kepada prinsip “Semua umat manusia adalah saudara”. Kami ingin menggalang dana untuk Membantu Encek Koh Jon beserta keluarga lainnya yang bernasib sama, yang hidup serba kekurangan dan keadaan rumahnya rumahnya tidak layak. Kami tergerak menggalang dana karena. Seringkali kita merasa hidup kita serba kekurangan, menggerutu kepada Sang Pencipta, merasa tiada keadilan dalam dunia ini. Terkadang selalu melihat ke atas dan merasa iri akan kehidupan orang lain yang dirasa lebih baik. Namun, pernahkah kita melihat apa yang ada di disekitar kita? Sejenak melihat ke bawah dan merasa bersyukur atas apa yang kita miliki. Karena ternyata masihBaca Selengkapnya –>

Generasi Muda Khonghucu (Gemaku) Kota Medan bersama KNPI Kecamatan Medan Perjuangan berbagi takjil sebanyak 350 paket untuk saudara kita yang melaksanakan ibadah puasa di sekitar Jalan Rakyat Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (02/4/2021) sore. Hadir dalam kegiatan, Ketua DPK KNPI Medan Perjuangan Samuel Silalahi, Sekertaris PAC PP Medan Perjuangan Ir. Bayakta Saragih, Ketua PKN Medan Perjuangan Ledwick, jajaran KODIM 02/01 BS dan jajaran pengurus Gemaku Kota Medan. Keluarga besar GEMAKU kota Medan menghaturkan banyak terima kasih kepada Para Donatur yang berhati mulia, yang telah berbagi bersama Gemaku Kota Medan. Semoga membawa keberkahan pada kita semua, ShanzaiBaca Selengkapnya –>

Odong (Ismayanti) dipanggil odong oleh teman-temannya karena ia selalu ingin ikut naik Odong-odong bersama teman-temannya, namun karena banyak keterbatasan ekonomi seringkali Odong tidak bisa mewujudkan mimpinya untuk bisa sering naik Odong-odong. Odong seorang anak yatim berumur 8 tahun bermimpi untuk sekolah dan rumahnya tidak bocor lagi. Ibunya bekerja serabutan kadang menjadi pencuci baju dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Odong memiliki seorang adik kecil yang masih balita ia tinggal bersama ibu dan neneknya. Kehidupannya sangat terbatas, sampai kadang sampai tidak bisa membeli beras untuk menanak nasi untuk memenuhi kebutuhan makan keluarganya. Kehidupannya mulai serba kekurangan ketika ayahnya yang seorang kernet truk harus meninggal dikarenakan tersetrum aliranBaca Selengkapnya –>